Bagaimana Seharusnya Kita Tidur?

Just Patrick being Patrick

Bayangkan ini: malam sudah larut, suasana sudah semakin sunyi. Kamu melihat jam dinding. Sudah jam 1 malam. Kamu tahu tubuh sudah udah lelah dan kamu harus tidur. Tetapi otak dan hati masih semangat banget. Kamu bingung, pergi tidur sekarang atau lanjutin kerjaan kamu sampai pagi.

Pernah mengalami hal seperti itu? atau mungkin ini:

Besok ujian mata kuliah terberat semester ini. Kamu merasa belum nyaman untuk istirahat karena materi belum benar-benar di kuasai. Mata udah tinggal 5 watt, bantal dan kasur sudah menanti dengan indah 10 cm dari meja belajar. Kamu panik. Bingung. galau. Akhirnya, kamu malah buka facebook. #lho

Oke, ending dari gambaran yang kedua memang nggak menyelesaikan masalah, tapi keduanya berhubungan dengan tidur. Dan lebih dari 30 juta manusia modern punya masalah dengan benda bernama tidur ini.

Buat saya sendiri, membicarakan masalah tidur adalah hal yang sulit. Ini karena tidur adalah masalah sensitif; di satu sisi saya sudah banyak dengar tetang betapa penting dan bagaimana kita seharusnya tidur, di sisi lain saya masih sering kali melanggar untuk tidur sesuai dengan jadwal harian saya. Sampai akhirnya, beberapa hari yang lalu saya membalas salah satu tweet @yeahmahasiswa yang membahas tentang ini.

Share article