Slytherin: Bukan (cuma) tentang Komunitas Python

Harry Potter and Python

Kalau kamu anak ilkom 48 IPB, mungkin inget satu posting taun lalu di grup angkatan: kita ngobrolin beberapa hal tentang programming skill dan bagaimana demand-nya di industri saat ini. Dan Python adalah salah satu yang lagi hot banget dari berbagai segi.

Gue nggak akan cerita soal postingannya, tapi itulah yang membuat pertama kali komunitas kecil Python ini lahir. Waktu itu, kumpul perdana kita adakan di koridor sekitar fakultas. Sederhana, tapi cukup banyak yang hadir. Selanjutnya komunitas ini dapat izin menggunakan ruangan rutin, dan uniknya justru itu mungkin yang membuat komunitas ini jadi makin lama, makin surut.

Gue sendiri setelah pindah jadwal kuliah jadi jarang hadir. Dan akhirnya berhenti. Komunitas ini vakum. Itu normal, dan gue pikir nggak salah juga kalau banyak yang nggak konsisten.

Gue nggak bilang itu gagal. Nggak akan pernah.

Karena menurut gue, komunitas ini layak untuk diperjuangkan. Seenggaknya sekali lagi. Gue rasa sebuah komunitas yang sama-sama mencoba mengeskplorasi satu hal, yang saat ini belum banyak orang tau, dan komunitas ini bisa berjalan.. bukan sesuatu yang sepele. Dan itulah kenapa, saat ini Gue dan teman-teman yang lain berinisiatif untuk membangun kembali komunitas python ini.

Tapi kali ini berbeda.

HomeBrew Computer Club

Pernah denger nama Homebrew Computer Club? Kalau kamu pernah baca biografi Steve Wozniak atau Steve Jobs, kemungkinan besar pernah. Dan bagi yang belum tahu, Hombrew Computer Club adalah klub sederhana di Silicon Valley yang mempersatukan banyak computer geek yang punya hobi yang sama, di satu ruangan yang sama. Setiap dua minggu sekali, klub ini mengadakan kumpul rutin, yang memungkinkan anggotanya mempresentasikan apapun karya dia dibidang teknologi dan saling bertukar ide.

Di klub sederhana ini, semua orang yang punya antusiasme di bidang tekonologi boleh hadir. Boleh memperlihatkan karyanya. Dan siapa sangka, beberapa prototype yang dipamerkan di klub ini, adalah embrio dari produk-produk fenomenal yang nantinya bertanggung jawab atas lahirnya perusahaan teknologi raksasa. Contohnya, Apple.

Bisa nebak apa hubungannya dengan komunitas Python ini?

Yap, gue sendiri pengen mengadopsi konsep yang sama. Di komunitas ini, kita nggak lagi seperti datang di kuliah tambahan tentang Python dimana setiap pertemuan ada materi baru tentang syntax Python atau cara baru menampilkan Hello World di terminal. Oke, itu penting, tapi nggak dijadikan agenda rutin yang harus ada.

Di komunitas ini, juga nggak ada ekspektasi macem-macem tentang apa yang harus masing-masing orang capai. Ya, kita adakan tantangan. Tapi bukan jenis tantangan yang bisa menjadi alasan untuk nggak dateng gara-gara belum menyelesaikannya, tapi jenis tantangan yang kalau itu menarik dikerjakan, kerjakan. Kalau nggak, ya udah. Kita akan diskusikan apa kendala yang masing-masing sedang hadapi. Dan perlihatkan apapun yang telah masing-masing buat. Kalau ada, saling tukar opini tentang apapun yang kira-kira membangun. Itu aja.

Nggak peduli seberapa dalam pengalaman kamu di satu project, atau seberapa ahli kamu dalam pemrograman Python, kalau kamu punya antusiasme dalam Web Development, Software Industry, atau sekedar penasaran tentang teknologi terbaru, komunitas ini bakal jadi tempat yang keren. Singkatnya, ini bukan cuman sekedar komunitas. Kita akan membangun sebuah inkubator.

Saya nggak jago atau belum tau Python, boleh dateng nggak?

Boleh banget. Kalau kamu mau dateng untuk sekedar melihat presentasi karya anak-anak yang lain, atau sekedar mau ikut diskusi, atau apapun itu.. Komunitas ini mengusakan agar disetiap seusai pertemuannya, bisa membuat kamu punya sesuatu yang lebih dibanding sebelum kamu masuk ruangan.

Singkatnya, kalau kamu anak Ilkom, gue nggak bisa mencari alasan kenapa kamu nggak boleh hadir. Dan percayalah, gue serius.

Who's in charge?

Saat ini, komunitas di-handle oleh gue sendiri dan Manda (Rahmanda Wibowo). Kalau kamu punya pertanyaan apapun tentang komunitas ini, bisa tanya ke salah satu dari kami.

Beberapa dosen sudah mengetahui kegiatan ini dan kami sendiri sudah mendapat izin untuk selanjutnya mempunyai jadwal dan ruangan rutin. Dan kedepannya kemungkinan akan menjadi bagian dari Himalkom (ongoing).

Jadi..

  • Apakah kamu ingin berkenalan dengan Python dan apa aja hal keren yang bisa kamu buat dengan benda ini?
  • Apakah kamu ingin tahu kreasi-kreasi aplikasi yang berbagai anak ilkom buat, dan bagaimana itu di-develop?
  • Punya masalah dengan project yang sedang kamu kembangkan?
  • Apakah kamu penasaran apa aja yang lagi hot di Industri perangkat lunak saat ini dan bagaimana mempersiapkannya?
  • Apakah kamu punya software keren yang ingin kamu perlihatkan ke anak-anak ilkom lain dengan berbagai expertise dan minta pendapat mereka
  • Apakah kamu ingin mencoba sesuatu dan bingung nggak tahu bagaimana memulai?
  • Atau, apakah kamu masih bingung dengan semua yang gue tulis dari awal post ini?

Kalau seenggaknya kamu menjawab "ya" dari pertanyaan-pertanyaan diatas tadi, dateng aja di:

Kumpul Slytherin Club, Selasa, 10 Maret 2015 di Ruang Kuliah S2, Kampus IPB Dramaga.

Jangan lupa, isi form ini dulu.

PS: Rahmanda menulis beberapa tutorial Python, yang gue sarankan untuk kalian baca.

Stay up to date

Get notified when I publish something new, and unsubscribe at any time.