Git - Pidato Pernikahan

Beberapa bulan terakhir ini, beberapa teman dan kakak kelas saya menikah. Dan frekuensi pembicaraan mengenai topik pernikahan juga semakin merajalela baik di grup messenger ataupun di dunia nyata.

Tapi ya, saya perlu bilang kalau ini topik penting. Dalam agama Islam sendiri pernikahan itu sebuah peristiwa besar, karena itulah momen dimana sesuatu yang sebelumnya haram menjadi halal. Sesuatu yang sebelumnya kalau dilakukan jadi maksiat menjadi bahkan ibadah.

Kita perlu tahu ilmunya, karena itu penting dan kita membutuhkannya.

Nah, saya jadi iseng search kata kunci wedding dan github, mungkin ada banyak hal lucu yang para computer nerd lakukan tentang pernikahan. Dan hasilnya saya nemu wedding speech yang ada istilah-istilah git/github-nya. Tulisannya dalam kanji bahasa Jepang, jadi saya nggak ngerti. Tapi ternyata udah ada yang menerjemahkannya kedalam bahasa Inggris, yang isinya:

In the repository of lives, these two branches are now merged.

Sometimes there will be conflicts, but don’t panic, read the source and find a way to solve them.

The husband shall not run `git blame`.

And when the wife sends pull requests, merge them quickly.

If there’s ever any problems, don’t hesitate to open an issue, be open and deal with them; it is an important thing as you travel through this long trip called life together.

In terms of planning your life, it would be good to set up milestones. “Do this at this time, be this when we reach certain age.” Having milestones enriches people and keeps people moving forward.

If you ever find yourselves thinking, “Ahh.. it would be nice to be like them,” when looking at other couples, please cherry-pick quickly and aggressively.

Siapapun yang mengerti beberapa command git/github, pasti ngerti kenapa pidato ini lucu banget, haha.. Mungkin calon istrinya geek juga kali ya.